Pecel Pitik khas Banyuwangi


Pecel pitik merupakan salah satu masakan nusantara yang popular di kota Banyuwangi. Pecel pitik ini berbeda dengan pecel ayam pada umumnya karena pecel pitik kali menggunakan urap sebagai bahan pelengkapnya sehingga menghasilkan citarasa yang leih lezat dan nikmat. Bagi masyarakat banyuwangi khususnya suku using menyajikan makanan ini pada setiap acara adat seperti selamatan bersih desa yang seakan-akan sudah menjadi menu wajib.

Bahan Ayam:

  • 1/2 ekor (400 gram) ayam, dipotong 2 bagian.
  • 1 sendok teh air asam (dari 1 sendok teh asam jawa dan 1 sendok makan air).
  • 1 sendok teh garam.

Bumbu Halus ayam:

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 cm kunyit
  • 3 butir kemiri

Bahan Urap:

  • 200 gram kelapa parut kasar, dikukus matang
  • 1 sendok teh air jeruk limau

Bumbu Halus Urap:

  • 8 buah cabai merah
  • 5 butir kemiri
  • 1 sendok teh terasi goreng
  • 1 cm kencur
  • 2 sendok teh gula merah
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat Masakan Pecel Pitik yang Lezat Banget:

  1. Lumuri ayam dengan air asam, garam, dan bumbu halus. Panggang sampai matang dan kecokelatan. Angkat. Suwir-suwir.
  2. Setelah kelapa parut matang. Tambahkan bumbu halus urap, air jeruk limau, dan ayam suwir. Aduk rata.
  3. Sajikan dengan nasi hangat.

Nah, itulah Resep Masakan Pecel Pitik yang Lezat Banget yang bisa Anda coba dirumah. Selamat mencoba!

Sumber : http://www.widhiaanugrah.com

Mie Glosor Khas Bogor

Resep Mie Glosor Bogor khas kota hujan. Mie ini biasanya datang saat bulan puasa namun gak ada salahnya jika cara membuat masakan ini kami ungkap di hari ini, siapa tahu diantara pembaca ada yang kangen sama mie golosor ini namun lupa resepnya. makanan ini perlu diketahui termasuk favorit saat berbuka puasa. silahkan simak dengan seksama.

Mie Glosor khas Bogor atau Mie golosor karena licin

Bahan yang diperlukan :

  • 1 bungkus mie golosor
  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • Kemiri sangrai secukupnya
  • Penyedap rasa (jika suka) secukupnya
  • Sayur Kol (potong kotak-kotak) secukupnya
  • Sayur caisim secukupnya
  • Minyak untuk menumis secukupnya
  • Bawang goreng secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara membuat Mie Glosor Bogor :

  • – Pertama Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan merica
  • – Kemudian Rebus mie golosor sebentar saja lalu tiriskan
  • – Lalu Tumis bumbu halus hingga wangi kemudian masukkan sayuran dan aduk-aduk
  • – Masukkan mie glosor dan tambahkan garam serta penyedap rasa, aduk sampai rata, jangan lama-lama. selesai.

Sumber : http://www.resep-38.blogspot.com

SARABBA

Satu lagi minuman khas nusantara yang kaya rempah yaitu Sarabba. Minuman dari Makasar ini dipercaya bisa memulihkan stamina, karena adanya kandungan kuning telur di dalamnya. Cocok diminum untuk mengusir masuk angin, mencegah flu, bahkan bisa jadi teman begadang saat nonton pertandingan sepakbola di malam hari. Anda bisa coba kok membuat minuman ini di rumah, karena bahan bakunya mudah didapatkan.

Cara Pembuatan Sarabba :

  • Bahan yang dibutuhkan: 1250 ml air, 150 ml santan, 375 gram gula merah yang dipotong kecil-kecil, 375 gram jahe yang dimemarkan, 1 sendok teh garam, 2-3 sendok teh lada bubuk, 1 buah biji pala yang diparut, 2 sendok teh kayu manis bubuk, dan susu kental manis secukupnya.
  • Rebus air bersama gula merah, garam, dan rempah-rempah kecuali jahe.
  • Apabila gula merah sudah mencair dan air mendidih, masukkan jahe.
  • Tunggu selama kurang lebih 15 menit agar sari jahe meresap ke dalam rebusan air.
  • Kecilkan api, lalu masukkan santan. Aduk terus agar santan tidak pecah.
  • Tambahkan susu kental manis.
  • Sarabba siap disajikan.

Sumber : http://www.bp-guide.id

WEDANG RONDE

Minuman khas dari Jawa Tengah ini di dalamnya mengandung bola-bola berbahan dasar tepung ketan. Bola-bola tersebut berisi kacang tanah bubuk. Inilah yang dinamakan ronde atau di Cina bernama tangyuan. Kalau di Cina, minuman ini biasa dinikmati bersama keluarga karena ronde yang berbentuk bulat melambangkan kebersamaan keluarga.

Selain itu juga sering dihidangkan pada saat festival lampion. Apakah Anda tertarik untuk membuat sendiri wedang ronde ini? Segera simak cara pembuatannya.

Cara Membuat Wedang Ronde :

  • Bahan ronde: 150 gram tepung ketan putih, 1/4 sendok teh garam, 135 ml air hangat, 2 tetes pewarna hijau tua, 2 tetes pewarna merah cabai.
  • Bahan isi: 50 gram kacang tanah kupas yang disangrai, 25 gram gula pasir, 1/8 sendok teh garam.
  • Sirop jahe: 2.000 ml air, 400 gram gula pasir, 400 gram jahe yang dibakar dan dimemarkan, 1 sendok teh garam, 4 lembar daun pandan, 6 batang serai yang dimemarkan.
  • Bahan pelengkap: 200 gram kolang-kaling yang direbus, 3 buah roti tawar tanpa kulit yang dipotong kotak, 25 gram sagu mutiara merah, 1 kaleng (200 gram) kelengkeng yang ditiriskan airnya.
  • Untuk membuat isiannya: blender kacang tanah yang sudah disangrai hangat, gula pasir, dan garam. Bentuk menjadi bulatan kecil-kecil dan sisihkan.
  • Untuk rondenya: campur tepung ketan dan garam lalu aduk rata. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Bagi adonan menjadi tiga bagian; satu bagian berwarna merah yang diberi pewarna merah, satu bagian berwarna hijau yang diberi pewarna hijau, dan satu bagian berwarna putih tanpa pewarna. Aduk rata masing-masing adonan. Ambil sedikit bahan ronde dan pipihkan. Beri isi kacang tanah yang telah dibulatkan. Bentuk menjadi bulat. Lakukan sampai adonan habis. Masukkan bola-bola ketan ke dalam air mendidih. Rebus hingga mengapung, angkat, dan tiriskan.
  • Untuk sirop jahenya: rebus air bersama gula pasir, jahe,daun pandan, dan serai dengan api kecil sampai mendidih dan harum.
  • Tata ronde bersama bahan pelengkap dan tambahkan sirop jahe hangat. Wedang ronde siap dinikmati.

Sumber : http://www.bp-guide.id

BIR PLETOK

 Minuman bir pletok khas Betawi ini bisa dinikmati selagi hangat, bisa juga dengan ditambahkan es batu. Untuk membuatnya sendiri di rumah juga tak terlalu sulit. Berikut resep yang bisa dicoba.

Bahan-Bahan :

  • 2,5 liter air
  • 200 gram jahe, dikupas lalu diiris tipis
  • 5 lembar daun pandan wangi, cuci bersih lalu potong 5 cm
  • 10 lembar daun jeruk purut, cuci bersih
  • 3 batang serai, memarkan
  • 5 butir cengkeh
  • 10 cm kayu manis
  • 15 gram kayu secang
  • 300 gram gula pasir
  • 5 butir kapulaga
  • 1 butir pala

Cara Membuat

1. Campur semua bahan. Rebus sampai mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan selama 30 menit.

2. Matikan api, saring bir pletok.

3. Bir pletok bisa dinikmati selagi hangat, bisa juga dinikmati dingin dengan es batu.

Selamat mencoba!

Sumber : http://www.fimela.com

BIKANG

Bikang adalah salah satu jenis kue yang dikenal luas di seluruh nusantara. Di Jawa khususnya Jawa Tengah banyak orang mengenal kue ini dengan nama Coro Bikang atau Coro Bikan. Jajanan pasar ini pada umumnya berwarna merah muda, hijau, putih dan coklat yang berbentuk bundar dan seperti mengembang di tengahnya.

Bahan untuk membuat kue “Bikang”:

  • Pewarna makanan sesuai selera (merah atau hijau)
  • Tepung beras sebanyak 340 gram
  • Gula pasir sebanyak 150 gram
  • Garam sebanyak 1 ½ sdt
  • Santan sebanyak 700 ml
  • Tepung terigu sebanyak 50 gram
  • Santan sebanyak 100 ml (bahan olesannya)

Cara membuatnya,

  1. Resep kue bikang ini dimulai dengan membuat biangnya terlebih dahulu. Caranya yaitu dengan memasak tepung beras dan santan sampai mendidih. Ketika dimasak jangan lupa untuk mengaduk-aduk.
  2. Biang yang masih panas tersebut kemudian dicampurkan dengan tepung beras, tepung terigu, gula, dan garam. Kemudian aduk dengan menggunakan sendok kayu. Sambil diaduk, adonan juga ditepuk-tepuk.
  3. Jika adonan sudah mulai hangat, tuang santan lalu diuleni. Kemudian selama 30 menit, adonan ditepuk-tepuk.
  4. Ambil 2 sdm adonan kemudian beri pewarna merah. Selanjutnya ambil lagi sesuai selera dan beri pewarna hijau. Setelah rata, kemudian sisihkan.
  5. Olesi cetakan kemudian panaskan selama kurang lebih 1 jam. Jangan lupa untuk menamburi dengan kelapa parut.
  6. Tuangkan adonan yang tidak berwarna ke dalam cetakan hingga memenuhi 3/4 . Setelah itu baru masukkan adonan yang berwarna.
  7. Kemudian panggang kue bikang sampai memiliki pori-pori. Setelah kue sudah merekah, angkat.
  8. Jangan lupa untuk mengolesi kue dengan menggunakan santan.

Sumber : http://www.satujam.com

NAGASARI

Nagasari terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang diisi pisang. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang lalu dikukus. Rasanya agak manis dan sangat lembut ketika digigit.

Bahan-bahan untuk membuat kue nagasari:

  • Tepung beras 250 gram
  • Tepung tapioka 100 gram
  • pisang raja 5 buah, kupas dan dipotong sesuai selera
  • santan kental 700 ml
  • gula pasir 250 gram
  • daun pandan secukupnya
  • daun pisang secukupnya, ini untuk membungkus

Cara membuatnya:

  1. Masukkan santan dengan tambahan daun pandan dan gula, tunggu sampai meleleh.
  2. Masukkan tepung beras yang telah dilarutkan dengan air ke dalam santan yang sudah masak dengan menggunakan api yang kecil.
  3. Aduk hingga menjadi setengah matang. Jika bahan sudah terlihat mengental segera diangkat.
  4. Siapkan daun pisang yang sudah dipotong-potong, ambil beberapa sendok adonan, sisipi dengan pisang lalu ditumbuk kembali dengan adonan. Kemudian di bungkus dengan rapi dan lipat bagian ujung daun.
  5. Ulangi terus sampai adonan habis.
  6. Kemudian kukuslah adonan selama 45 menit, jika sudah matang lalu angkat dan siap disajikan.

Sumber : http://www.satujam.com

GETUK LINDRI

Getuk lindri adalah varian dari getuk biasa. Dibuat dengan cara singkong digiling halus dengan gula pasir, dibubuhi pewarna makanan dan vanili dan setelah itu dicetak kecil-kecil memanjang dan dirapatkan memanjang ini serupa dengan mie hingga berbentuk memajang dengan ketebalan sekitar 2cm lebar 4cm, setelah itu dipotong-potong berbentuk panjang sekitar 5cm dan lebar 4cm.

Penasaran dengan cara membuat getuk lindri. Langsung saja berikut ini adalah resepnya.

Bahan yang diperlukan:

  • 1 kg singkong dengan kualitas yang baik
  • 1 sendok teh garam dapur
  • 300 gram gula pasir
  • pewarna makanan

Bahan untuk taburannya:

  • 1 buah kelapa yang diparut dengan halus
  • 1/2 sendok teh garam halus

Cara membuatnya:

  1. Kupas kulit singkong terlebih dahulu, kemudian cuci singkong dengan air hingga bersih.
  2. Potong-potong singkong yang sudah dicuci hingga bersih sesuai selera, biasanya 4-5 cm.
  3. Kemudian rebuslah singkong dalam air yang mendidih sampai matang dan empuk, tiriskan dan didinginkan.
  4. Lumatkan singkong dengan cara ditumbuk.
  5. Masukkan gula pasir dan garam dan campur hingga merata.
  6. Bagi adonan singkong menjadi beberapa bagian, kemudian campurlah dengan pewarna makanan secukupnya. Aduk hingga merata. Cetak adonan singkong yang sudah berwarna dengan cetakan getuk lindri.
  7. Campurkan dengan parutan kelapa dan garam kemudian dikukus sebentar.
  8. Sajikan getuk lindri dengan kelapa parut.
  9. Getuk lindri siap untuk dinikmati.

Sumber : http://www.satujam.com

KUE TALAM

Jajanan pasar tradisional Indonesia ini banyak versinya, rasa maniis dan legit dengan gurihnya santan berpadu kuat di kue yang satu ini. Karena kuatnya rasa gurih, kue talam bagusnya disajikan dalam porsi mangkok atau potongan yang kecil-kecil (finger food).

Sehingga tidak ada rasanya muak sama sekali, kalau mengkosumsinya dengan jumlah banyak.

Untuk membuatnya gak perlu juga bahan-bahan yang rumit. Semua bahan mudah ditemukan di pasar tradisional. Waktu yang dibutuhkan gak perlu lama-lama. Malah kurang dari 1 jam. Untuk cara pembuatannya, mari kita simak di bawah ini:

Bahan-bahan untuk membuat kue talam:

  • 300 ml, Santan dari 1 buah kelapa
  • 150 ml, Air kelapa
  • 100 g, Gula pasir
  • 1/4 sdt, Garam
  • 100 g, Tepung beras
  • 30 g, Tepung sagu
  • 1 sdt, Pasta pandan
  • 50 g, Gula merah yang dilarutkan dalam 25 ml air, lalu rebus sampai kental

Cara membuatnya:

  1. Langkah awal, bahan-bahan yang sudah tersedia seperti, santan, air kelapa, gula pasir dan garam tersebut direbus hingga mendidih.
  2. Kemudian tuang rebusan santan, lalu masukkan ke dalam campuran tepung beras dan tepung sagu (sudah diayak) sedikit demi sedikit sambil diuleni air kelapa.
  3. Bagi adonan tersebut menjadi dua adonan: Satu bagian ditambahkan air gula merah, aduk rata. Untuk bagian akhir ditambahkan air kelapa.
  4. Untuk tahap akhir, tuang satu lapis adonan cokelat ke dalam cetakan mangkok kue talam, dan kukus dengan durasi waktu 10 menit. Kemudian tuang adonan adonan putih di atasnya, setelah itu kukus kembali dengan durasi waktu 10 menit.
  5. Angkat, keluarkan kue talam dari sebuah cetakan. Sajikan selagi hangat

Sumber : http://www.satujam.com

KUE CUCUR/KUCUR

Kue ini juga merupakan salah satu jajanan pasar tradisional Indonesia. Dalam tradisi daerah lain seperti Gorontalo, masyarakatnya hanya mengkonsumsi dan memproduksi kue cucur ketika panen padi datang.

Merekan namakan kue ini dengan sebutan nama tutulu. Cara membuatnya, ada di bawah ini resep kue cucur yang menggugah selera:

Bahan-bahan untuk membuat kue cucur:

  • 125 gram, Tepung beras
  • 30 gram, Tepung terigu dengan protein sedang
  • 125 gram, Gula merah
  • 2 lembar, Daun pandan
  • 230 ml, Air
  • 1/4 sdt, Garam

Cara membuatnya:

  1. Langkah awal, didihkan air, gula merah dan daun pandan tunggulah sampai gula terlarut, setelah itu saring dan coba diamkan sampai hangat.
  2. Campur tepung bers, tepung terigu, dan garam masukkan ke dalam mangkuk yang berbeda, aduk-aduk dan tuangkan 1/2 bagian air gula sampai tercampur merata.
  3. Tepuk-tepuklah dengan tangan dengan durasi waktu kurang lebih 25 menit. Kemudian masukkan sisa dari air gula, lalu teruskan lagi dengan menepuk adonan menjadi sangat ringan.
  4. Panaskan sebuah wajan yang kecil di atas api sedang, setelah itu bisa dimasukkan 50 ml minyak goreng ke dalamnya, diamkan sampai memanas. Tuangkanlah sampai 1 sendok sayur adonan ke dalam wajan tersebut, dan bisa didiamkan sampai berbebntuk renda di sekitar kue.
  5. Siramlah minyak panas ke bagian tengah adonan, lalu tusuklah dengan sebuah lidi dengan tujuan agar adonan mentah yang berad di dalam mengalir ke kelluar. Kemudian bisa dilanjutkan menyiram-nyiram minyak ke atas kue sampai matang.
  6. Terakhir, teruskan dengan angkat, dan setelah itu ulangi adonan yang sudah tercipta tadi sampai gak tersisa.

Sumber : http://www.satujam.com